SAP
Satuan Acara Penyuluhan
Sasaran Anak Sekolah Menengah Pertama
I. Identitas Mata Pelajaran
1. Kelas : VIII (Delapan)
2. Semester : 1 (Satu)
3. Mata Pelajar : Ilmu Pengetahuan Alam
4. Pertemuan : 1 (Satu)
II. Standar Kompetensi
Mengenal penyakit gigi dan mulut
III. Kompetensi Dasar
Mengetahui salah satu penyakit gigi dan mulut
IV. Indikator
Mengetahui tentang karang gigi dan bahayanya
V. Alokasi Waktu
45 menit
VI. Tujuan Pembelajaran
Setelah materi disampaikan diharapkan siswa kelas VIII SMP dapat :
1. Menjelaskan apa itu karang gigi
2. Menyebutkan macam-macam penyebab karang gigi
3. Menjelaskan proses terjadinya karang gigi
4. Menjelaskan bahayanya karang gigi
5. Menyebutkan cara mencegah dan perawatan bau mulut
VII. Materi Ajar
1. Definisi karang gigi
2. Macam-macam penyebab karang gigi
3. Proses terjadinya karang gigi
4. Bahaya karang gigi
5. Cara mencegah dan perawatan karang gigi
VIII. Metode Pembelajaran
1. Ceramah
2. Power point
IX. Kegiatan Pembelajaran
| No | Materi | Penyuluhan | Sasaran | Metode | Alat bantu | Waktu |
| 1. | Pendahuluan | Mengucapkan salam. Memperkenalkan diri. Menjelaskan maksud dan tujuan penyuluhan. Memberikan apersepsi “ adik-adik,ada gak diantara kalian yang digiginya ada plak (jigong) yang mengeras berwarna hitam ?” | Menjawab salam. Menyimak Menyimak Menjawab | Tanya jawab Ceramah Ceramah Tanya jawab | Papan tulis | 2 menit |
| 2 | Kegiatan inti | a. Memberikan penjelasan tentang karang gigi b. Memberikan penjelasan tentang macam-macam penyebab karang gigi c. Memberikan penjelasan tentang proses terjadinya karang gigi d. Memberikan penjelasan tentang bahayanya karang gigi dan penyakit lain yang timbul akibat karang gigi e. Memberikan penjelasan tentang cara mencegah karang gigi dan cara perawatan gigi agar terhindar dari karang gigi beserta penyakit yang timbul akibat karang gigi. | Menyimak Menyimak Menyimak Mengajukan pertanyaan Menyimak Menyimak | Ceramah Ceramah Ceramah Tanya Jawab Ceramah Ceramah | Power point | 4 menit |
| 6 | Penutup | Memberikan evaluasi dalam bentuk pertanyaan lisan dengan melibatkan sasaran Merangkum / menyimpulkan materi dengan melibatkan sasaran Menyampaikan pesan dan harapan kepada sasaran. Mengucapkan terima kasih Mengucapkan salam penutup. | Menjawab Berpartisipasi Menyimak Menjawab Menjawab | Tanya Jawab Ceramah | | 5 menit |
X. Alat Bantu
1. Papan tulis
2. Papan Tulis
XI. Penilaian Hasil Belajar
Penilaian hasil belajar dilakukan dengan memberikan post test pada sekelompok siswa atau dengan menunjuk siswa secara acak untuk menjawab pertanyaan tersebut.
· Pertanyaan pada saat post test :
1. Apa itu karang gigi ?
2. Sebutkan penyebab-penyebab karang gigi ?
3. Bagaimana proses terjadinya karang gigi ?
4. Penyakit apa saja yang timbul akibat karang gigi ?
5. Sebutkan cara mencegah dan perawatan bau mulut ?
· Penilaian :
ü Jawaban tepat = 8-9
ü Jawaban Kurang tepat = 6-7
ü Jawaban tidak tepat = 2-5
Kesimpulan
Penyuluhan dapat dikatakan berhasil apabila sasaran mendapat nilai minimal 6 setelah dilakukan penyuluhan, sedangkan penyuluhan dikatakan tidak berhasil apabila sasaran mendapat nilai kurang dari 2.
XII. Sumber Pustaka
· Hermawan,Rudi.(2010).Menehatkan Daerah Mulut.Jogjakarta:BukuBiru
· Pratiwi,dona drg.(2009).Gigi Sehat dan Cantik.Jakarta:Kompas media
· Machfoedz, Ircham drg.(2005).Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Ibu Hamil dan Anak-anak.Yogyakarta:Fitramaya
XIII. Pengembangan Materi
Kalkulus dan bahayanya
· Pengertian Kalkulus
Kalkulus (Karang Gigi) merupakan kumpulan plak (endapan lunak yang melekat erat pada gigi terdiri dari mikroorganisme apabila melalaikan kebersihan mulutnya) yang termineralisasi atau pembentukan mineral seperti batu karang yang menempel pada permukaan gigi.
Berdasarkan lokasinya, karang gigi ada di supragingiva (permukaan gigi diatas gusi) berwarna kuning kekuningan dan juga subgingiva (permukaan gigi dibawah gusi) berwarna kehitaman.
· Macam-macam penyebab kalkulus
- Plak
- Bakteri
- Kurangnya menjaga kebersihan gigi dan mulut
- Mengunyah satu sisi
· Proses Terjadinya Kalkulus
kalkulus supragingiva, terjadi saat karbohidrat menempel kedalam plak maka bermetabolisme menjadi asam dan polisakarida ekstra seluler. Nantinya asam mengkibatkan lubang gigi dan polisakarida ekstra seluler bersifat adhesive (pelekat) sehingga plak makin menempel dan menebal , kurangnya menjaga kebersihan gigi dan mulut membuat plak makin tebal lalu menjadi plak matang yang mengandung banyak mikroorganisme sekitar 2-14 hari , kalsium dan fosfat akan keluar bersama air ludah dan mengendap di plak sehingga terjadi pengendapan dan mengeras.
Kalkulus subgingiva terjadi sama seperti supragingiva namun ditambah rembesan darah sehingga mengendap mengeras dan berwarna lebih gelap (hitam).
· Bahaya Karang gigi
a. Karang gigi yang menempel pada permukaan gigi mendesak gusi sehingga gusi mengecil, menyiut sehingga akar gigi bagian atas tidak terbungkus gusi. Ini mengakibatkan rasa ngilu pada bagian tersebut karena permukaannya sensitive . biasanya permukaan akar yang tidak tertutup gusi itu terselimuti karang gigi yang sangat kotor penuh mikroorganisme.
b. Gusi yang sudah terdesak apabila terkena rangsangan benda asing, membengkak sangat merah dan mudah berdarah dan terasa sakit. Bahkan adapula yang bila dipijat keluar nanah. Pada masa ini terjadilah radang gusi atau gingivitis.
c. Penyakit gingivitis ini tidak akan berhenti namun akan terus menjalar, masuk ke dalam jaringan sekitar gigi dan bakteri-bakteri berkembangbiak dan menyerbu daerah ini sehinggan terjadi Periodontitis (radang jaringan pendukung gigi). Tak luput tulang rahang yang berdekatanpun dihancurkan oleh bakteri. Periodontitis membuat gigi tidak kokoh pada gusi sehingga bias goyah dan lepas.
· Cara pencegahan dari kalkulus dan bahayanya
a. Menjaga kebersihan gigi dan mulut
- Menyikat gigi minimal 2 kali sehari
- Menggosok gusi dengan lembut
- Membersihkan sela-sela makanan sengan dental floss
b. Jangan mengunyah di satu sisi karena karang gigi akan banyak terbentuk di permukaan yang tidak dipakai mengunyah karena fungsi mengunyah sebagai sikat gigi alami tidak ada.
c. Konsumsi buah atau sayuran yang berserat
d. Rajin control ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali.
· Cara Perawatan
Bila karang sudah terbentuk maka bersihkanlah karang gigi dengan bantuan dokter gigi atau perawat gigi dengan proses pembersihan karang gigi (skaling).
***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar